Jumat, 08 Maret 2013

KLISTRIKAN LAMPU

SISTEM PENERANGAN DAN KLAKSON MOBIL
I. Tujuan
   1. Siswa dapat merangkai sistem penerangan pada mobil
   2. Siswa dapat merangkai sistem klakson pada mobil
   3. Siswa dapat mengetahui terminal-terminal pada rangkaian tersebut
   4. Siswa dapat mengatasi trouble pada sistem tersebut

II. Alat dan Bahan
   1. Multitester
   2. Batteray
   3. Kabel
   4. Rangkaian untuk bahan praktek
   5. Buku pedoman

III. Keselamatan Kerja
   1. Berdoa sebelum dan sesudah praktek
   2. Memakai pakaian kerja ( wearpack )
   3. Menggunakan alat dan bahan sesuai fungsinya
   4. Menggunakan buku pedoman/petunjuk praktek

IV. Langkah Kerja
   1. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan
   2. Merangkai sistem penerangan dan klakson

       a) Merangkai system lampu kepala

           Ø Adapun cara kerja dari system lampu kepala adalah :
               Saat saklar lampu diarahkan pada lampu kepala,maka arus listrik dari baterai
               akan mengalir ke saklar dim dan diteruskan ke relay. Akibatnya pada kumparan
               relay akan timbul magnet. Kemagnetan ini menyebabkan terhubungnya kontak
               pada relay. Dengan demikian arus listrik dari baterai akan mengalir ke lampu
               kepala melalui sekring,sehingga lampu akan menyala.

           Ø Menguji rangkaian lampu kepala :
               Menghubungkan kabel baterai, lalu mengoperasikan saklar lampu kepala dan
               saklar dim. Dari hasil pelaksanaan lampu jauh dan dekat menyala dengan baik.

       b) Merangkai system lampu tanda belok dan hazard

            Ø Sistem lampu tanda belok berfungsi untuk memberi isyarat pada kendaraan
                yang lain bahwa pengendara bermaksud untuk belok. Sedangkan sistem lampu
                hazard berfungsi untuk memberi isyarat keberadaan kendaraan dari bagian
                depan, belakang dan kedua sisi selama berhenti,parker atau dengan kata lain
                digunakan kendaraan pada saat darurat.

            Ø Cara kerja sistem lampu tanda belok adalah : Arus mengalir dari baterai ke
                kunci kontak, flasher, saklar lampu dan dari saklar lampu ke lampu tanda
                belok dan lampu indikator sehingga salah satu lampu tanda belok akan
                berkedip.

            Ø Cara kerja lampu tanda bahaya adalah : Bila saklar lampu tanda bahaya pada
                posisi ON, maka arus akan mengalir ke IG kunci kontak, sekering, flasher, dan
                saklar lampu hazard lalu diteruskan ke lampu, maka keduanya akan menyala.

            Ø Menguji rangkaian lampu tanda belok dan lampu hazard : Menghubungkan
                rangkaian dengan baterai kemudian mengoperasikan lampu tanda belok dan
                hazard. Dari hasil praktek lampu belok dan lampu hazard dapat menyala
                dengan baik.

        c) Merangkai lampu kota, belakang dan rem

             Ø Lampu kota dan belakang berfungsi sebagai tanda keberadaan dan lebarnya
                 kendaraan baik yang di depan maupun yang di belakang. Lampu yang di depan
                 disebut lampu kota dan yang di belakang disebut lampu belakang.

             Ø Cara kerja lampu belakang dan rem adalah : Bila arus listrik mengalir dari
                 baterai ke sekering lalu ke saklar lampu kemudian diteruskan ke lampu
                 sehingga lampu menyala. Demikian juga pada lampu rem, bila pedal rem diinjak
                 maka arus dari baterai akan mengallir ke saklar lampu rem dan diteruskan ke
                 lampu sehingga lampu rem akan menyala.

             Ø Menguji rangkaian lampu kota, belakang dan rem : Menghubungkan rangkaian
                 dengan baterai kemudian mengoperasikan saklar lampu kota, belakang dan
                 rem. Dari hasil praktek lampu kota, belakang dan lampu rem dapat menyala
                 dengan baik.

       d) Merangkai system klakson

             Ø Cara kerja system klakson : Jika tombol klakson ditekan maka arus dari
                 baterai mengalir ke sekering kemudian ke kumparan relay sehingga kumparan
                 akan timbul kemagnetan dan menghubungkan kontak pada relay, kemudian
                 arus diteruskan ke saklar lalu ke massa. Dengan demikian arus dari baterai
                 akan mengalir ke klakson, sehingga klakson akan bekerja/berbunyi.

             Ø Menguji rangkaian klakson : Pengujian dilakukan dengan cara menghubungkan
                 system klakson dengan baterai kemudian menekan tombol klakson. Dari hasil
                 praktek klakson dapat bekerja dengan baik.

   3. Pengujian rangkaian
       Setelah selesai merangkai, langkah selanjutnya menguji rangkaian keseluruhan. Dari
       hasil pengujian, semua rangkaian bekerja dengan baik
   4. Mengembalikan dan merapikan alat dan bahan ke tempat semula.

Gambar rangkaian sistem kelistrikan
Rangakaian Sistem Tanda Belok dan Hazzard
Rangakaian Sistem Tanda Belok dan Hazzard
Rangakaian Sistem Klakson
 Rangkaian Sistem Klakson
Rangakaian Sistem Lampu Kepala
 Rangkaian Lampu Kepala
Rangakaian Seluruhnya (Sistem Kelistrikan)
 Rangkaian Seluruhnya (Sistem Kelistrikan)

1 coment: